Selasa, 29 April 2014

Prosedur Penerjemahan (Translation Procedure) (4)

PERGESERAN BENTUK
1. Pergeseran bentuk wajib dan otomatis yang disebabkan oleh sistem dan kaidah bahasa.
a. Penerjemahan pronomina jamak dalam bahasa Inggris menjadi nomina tunggal dalam bahasa Indonesia.
Tsu       : I wear shoes every day.
Tsa       : Saya memakai sepatu setiap hari
b. Pengulangan ajektiva dalam bahasa Indonesia dari adverbia yang menerangkan subjek berpronomina jamak dalam bahasa Inggris.
Tsu       : Do you see at that cute baby?
Tsa       : Apakah kamu melihat bayi yang lucu itu?
c. Ajektiva + nomina menjadi nomina + ajektiva.
Tsu       : Students of English Department are diligent, aren’t they?
Tsa       : Mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris rajin-rajin ya?
2. Pergeseran karena suatu struktur gramatikal dalam Bsu tidak ada dalam Bsa. 
a. Peletakan objek di latar depan dalam bahasa Indonesia yang tidak ada dalam konsep struktur gramatikal bahasa Inggris.
Tsu      : You must get rid of all these mosquito.
Tsa      : Nyamuk-nyamuk ini harus segera kamu singkirkan.
b. Peletakan verba di latar depan dalam bahasa Indonesia yang tidak lazim dalam struktur bahasa Inggris.
Tsu      : The result has been published.
Tsa      : Telah diumumkan hasilnya.
3. Pergeseran karena alasan kewajaran ungkapan, padanan Bsu tidak wajar atau kaku dalam Bsa. 
a. Nomina/frase nomina dalam Bsu menjadi verba dalam Bsa. 
Tsu      : Have you taken any medicine?
Tsa      : Apakah kamu sudah mengambil obat?
              Apakah kamu sudah minum obat?
b. Ajektiva + nomina/frase nomina dalam Bsu menjadi nomina + nomina dalam Bsa.
Tsu      : presidential aircraft
Tsa      : pesawat kepresidenan
c. Klausa dalam bentuk participal dalam Bsu dinyatakan secara penuh dan eksplisit dalam Bsa. 
Tsu      : The building designed by the architecture is amazing.
Tsa      : Gedung yang dirancang oleh arsitek itu mengagumkan.
d. Ajektiva + nomina menjadi nomina + klausa
Tsu      : meeting room
Tsa      : ruangan yang digunakan untuk rapat
e. Pergeseran kelas kata
- nomina > verba
Tsu      : It was an attracting game.
Tsa      : Sungguh menarik bermain permainan itu.
- ajektiva > verba
Tsu      : The man was angry to his son.
Tsa      : Laki-laki itu memarahi anaknya.
4. Pergeseran unit misalnya kata menjadi frase, dan frase menjadi klausa yang sering kita jumpai dalam penerjemahan kata-kata lepas. 
a. Kata menjadi frase
Tsu      : expert
Tsa      : sangat ahli
b. Frase menjadi klausa
Tsu      : The girl with red hat is my friend.
Tsa      : Gadis yang memakai topi merah adalah temanku.

PERGESERAN MAKNA


Pergeseran makna (modulation) dibagi menjadi dua:

1) Modulasi wajib dilakukan apabila suatu kata atau frase Bsu tidak ada padanannya dalam Bsa, sehingga perlu dimunculkan.

a. Struktur aktif dalam Bsu menjadi pasif dalam Bsa dan sebaliknya.
i) Infinitive of purpose dalam bahasa Inggris.
Tsu : The file is ready to print.
Tsa : File itu siap dicetak.
ii) Konstruksi pasif nol dalam bahasa Indonesia menjadi konstruksi aktif dalam bahasa Inggris.
Tsu : Sayuran itu akan saya masak besok.
Tsa : I will cook the vegetable tomorrow.
b. Kata yang bernuansa khusus dalam Bsu diterjemahkan menjadi kata yang bernuansa umum dalam Bsa.
Tsu : citizen
Tsa : penduduk

2) Modulasi bebas adalah prosedur penerjemahan yang dilakukan karena alasan nonlinguistic.

a. Menyatakan secara tersurat dalam Bsa apa yang tersirat dalam Bsu.
Tsu : moral degradation
Tsa : penurunan mutu moral
b. Frase preposisional sebab-akibat dalam BSu menjadi klausa sebab-akibat dalam BSa.
Tsu : We are happy of the governor election.
Tsa : Kita semua senang karena pemilihan gubernur.
c. Bentuk positif dalam Bsu menjadi negatif ganda dalam Bsa.
Tsu : Civil conflict is bound to happen.
Tsa : Konfilk sipil tak urung terjadi juga.   


NATURALISASI

Tsu (Ind) : Durian
Tsa (Eng) : Durians
Tsu (Ind) : Rambutan
Tsa (Eng) : Rambutan


PEMADANAN BERKONTEKS
Tsu : The bulldog is very scary.
Tsa : Anjing bulldog sangat menakutkan. 

PEMADANAN BERCATATAN

1. Tsu : Kimono is a traditional closed worn by the Japanese.
    Tsa : Kimono adalah pakaian tradisional yang digunakan oleh orang Jepang
Catatan kaki: baju panjang berlengan lebar dengan selempang besar di pinggang, khas tradisional Jepang, dipakai oleh perempuan (KBBI).
2. Tsu : The length of that snake is four feet.
    Tsa : Panjang ular itu adalah empat kaki.
Catatan kaki: Satu kaki ditakrifkan sebagai 12 inci atau 0, 3048 meter
3. Tsu : Misa makan rending kemarin.
    Tsa : Misa ate rendang yesterday. 
Catatan kaki (Footnotes): Rendang is boiled beef and coconut milk.
 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar