1. Pergeseran bentuk wajib dan otomatis yang disebabkan oleh sistem dan kaidah bahasa.
a. Penerjemahan pronomina jamak dalam bahasa Inggris menjadi nomina tunggal dalam bahasa Indonesia.
Tsu : I wear shoes every day.
Tsa : Saya memakai sepatu setiap hari
b. Pengulangan ajektiva dalam bahasa Indonesia dari adverbia yang menerangkan subjek berpronomina jamak dalam bahasa Inggris.
Tsu : Do you see at that cute baby?
Tsa : Apakah kamu melihat bayi yang lucu itu?
c. Ajektiva + nomina menjadi nomina + ajektiva.
Tsu : Students of English Department are diligent, aren’t they?
Tsa : Mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris rajin-rajin ya?
2. Pergeseran karena suatu struktur gramatikal dalam Bsu tidak ada dalam Bsa.
a. Peletakan objek di latar depan dalam bahasa Indonesia yang tidak ada dalam konsep struktur gramatikal bahasa Inggris.
Tsu : You must get rid of all these mosquito.
Tsa : Nyamuk-nyamuk ini harus segera kamu
singkirkan.
b. Peletakan verba di latar depan dalam bahasa Indonesia yang tidak lazim dalam struktur bahasa Inggris.
Tsu : The result has been published.
Tsa : Telah diumumkan hasilnya.
3. Pergeseran karena alasan kewajaran ungkapan, padanan Bsu tidak wajar atau kaku dalam Bsa.
a. Nomina/frase nomina dalam Bsu menjadi verba dalam Bsa.
Tsu : Have you taken any medicine?
Tsa : Apakah kamu sudah mengambil obat?
Apakah kamu sudah minum obat?
b. Ajektiva + nomina/frase nomina dalam Bsu menjadi nomina + nomina dalam Bsa.
Tsu : presidential aircraft
Tsa : pesawat kepresidenan
c. Klausa dalam bentuk participal dalam Bsu dinyatakan secara penuh dan eksplisit dalam Bsa.
Tsu : The building designed by the
architecture is amazing.
Tsa : Gedung yang dirancang oleh arsitek itu
mengagumkan.
d. Ajektiva + nomina menjadi nomina + klausa
d. Ajektiva + nomina menjadi nomina + klausa
Tsu : meeting room
Tsa : ruangan yang digunakan untuk rapat
e. Pergeseran kelas kata
- nomina > verba
Tsu : It was an attracting game.
Tsa : Sungguh menarik bermain permainan itu.
- ajektiva > verba
e. Pergeseran kelas kata
- nomina > verba
Tsu : It was an attracting game.
Tsa : Sungguh menarik bermain permainan itu.
Tsu : The man was angry to his son.
Tsa : Laki-laki itu memarahi anaknya.
4. Pergeseran unit misalnya kata menjadi frase, dan frase
menjadi klausa yang sering kita jumpai dalam penerjemahan kata-kata
lepas.
a. Kata menjadi frase
Tsu : expert
Tsa : sangat ahli
b. Frase menjadi klausa
b. Frase menjadi klausa
Tsu : The girl with red hat is my friend.
Tsa : Gadis yang memakai topi merah adalah temanku.
PERGESERAN MAKNA
PERGESERAN MAKNA
Pergeseran makna (modulation) dibagi menjadi
dua:
1)
Modulasi wajib dilakukan apabila suatu kata atau frase Bsu tidak ada padanannya
dalam Bsa, sehingga perlu dimunculkan.
a.
Struktur aktif dalam Bsu menjadi pasif dalam Bsa dan sebaliknya.
i)
Infinitive of purpose dalam bahasa Inggris.
Tsu
: The file is ready
to print.
Tsa
: File itu siap dicetak.
ii)
Konstruksi pasif nol dalam bahasa Indonesia menjadi konstruksi aktif dalam
bahasa Inggris.
Tsu
: Sayuran itu akan saya masak
besok.
Tsa
: I will cook the vegetable tomorrow.
b.
Kata yang bernuansa khusus dalam Bsu diterjemahkan menjadi kata yang bernuansa
umum dalam Bsa.
Tsu
: citizen
Tsa
: penduduk
2)
Modulasi bebas adalah prosedur penerjemahan yang dilakukan karena alasan
nonlinguistic.
a.
Menyatakan secara tersurat dalam Bsa apa yang tersirat dalam Bsu.
Tsu
: moral degradation
Tsa
: penurunan mutu moral
b.
Frase preposisional sebab-akibat dalam BSu menjadi klausa sebab-akibat dalam
BSa.
Tsu
: We are happy of the governor election.
Tsa
: Kita semua senang karena pemilihan gubernur.
c.
Bentuk positif dalam Bsu menjadi negatif ganda dalam Bsa.
Tsu
: Civil conflict is
bound to happen.
Tsa
: Konfilk sipil tak urung terjadi juga.
NATURALISASI
Tsu (Ind) : Durian
Tsa (Eng) : Durians
Tsu (Ind) : Rambutan
Tsa (Eng) : Rambutan
PEMADANAN BERKONTEKS
Tsu
: The bulldog is very scary.
Tsa
: Anjing bulldog sangat menakutkan.
PEMADANAN BERCATATAN
1.
Tsu : Kimono is a traditional closed
worn by the Japanese.
Tsa : Kimono adalah pakaian tradisional
yang digunakan oleh orang Jepang
Catatan
kaki: baju panjang berlengan lebar dengan selempang besar di pinggang, khas
tradisional Jepang, dipakai oleh perempuan (KBBI).
2. Tsu : The length of that snake is four feet.
Tsa : Panjang ular
itu adalah empat kaki.
Catatan
kaki: Satu kaki ditakrifkan sebagai 12 inci atau 0, 3048 meter
3.
Tsu : Misa makan rending kemarin.
Tsa : Misa ate rendang yesterday.
Catatan
kaki (Footnotes): Rendang is boiled beef and coconut milk.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar